Blog untuk Pendidikan

Tampilkan postingan dengan label TIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIK. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 April 2016

Kelebihan dan Kekurangan Surat Kabar Menurut Teori

Surat kabar di Indonesia hadir dalam berbagai bentuk yang jenisnya bergantung pada frekuensi terbit, bentuk (tabloid atau bukan), kelas ekonomi pembaca (bandingkan pembaca KOMPAS dan pembaca POS KOTA), peredarannya (nasional atau local), serta penekanan isinya (ekonomi, criminal, agama, atau umum), dan sebagainya (Kasali, 1992:100).
Menurut Agee, surat kabar memiliki tiga fungsi utama dan fungsi sekunder. 
Fungsi utama media adalah : 
(1) to inform (menginformasikan kepada pembaca secara objektif tentang apa yang terjadi dalam suatu komunitas, negara dan dunia), 
(2) to comment (mengomentari berita yang disampaikan dan mengembangkannya ke dalam fokus berita), 
(3) to provide (menyediakan keperluan informasi bagi pembaca yang membutuhkan barang dan jasa melalui pemasangan iklan di media). 
Fungsi Sekunder media adalah :
(1) untuk mengkampanyekan proyek-proyek yang bersifat kemasyarakatan, yang diperlukan sekali untuk membantu kondisi- kondisi tertentu, 
(2) memberikan hiburan kepada pembaca dengan sajian cerita komik, kartun dan cerita-cerita khusus, (3) melayani pembaca sebagai konselor yang ramah, menjadi agen informasi dan memperjuangkan hak (http://oliviadwiayu.wordpress.com akses)
Untuk dapat memanfaatkan media massa secara maksimal dan tercapainya tujuan komunikasi, maka seorang komunikator harus memahami kelebihan dan kekurangan media tersebut. Karakteristik surat kabar sebagai media massa mencakup: publisitas, periodisitas, universalitas, aktualitas dan terdokumentasikan. Untuk menyerap isi surat kabar, dituntut kemampuan intelektualitas tertentu. Khalayak yang buta huruf tidak dapat menerima pesan surat kabar begitu juga yang berpendidikan rendah. 

Menurut Rhenald Kasali (1992:107-108) dalam bukunya yang berjudul Manajemen Periklan, Surat kabar selain memiliki kekuatan juga memiliki kelemahan yaitu sebagai berikut :

Kekuatan Surat Kabar/Koran :
a. Market coverage
Surat kabar dapat menjangkau daerah-daerah perkotaan sesuai dengan cakupan pasarnya (nasional, regional, atau lokal).

b. Comparison shopping (catalog value)
Keuntungan kedua menyangkut kebiasaan konsumen membawa surat kabar sebagai referensi untuk memilih barang sewaktu berbelanja. Informasi sekelebat dapat diberikan oleh radio atau televisi, dimuat secara tertulis pada surat kabar yang dapat dibawa kemana-mana.

c. Positive consumer attitudes
Konsumen umumnya memandang surat kabar memuat hal-hal actual yang perlu segera diketahui khalayak pembacanya.

d. Flexibility
Pengiklan dapat bebas memilih pasar mana (dalam cakupan geografis) yang akan diprioritaskan. Dengan demikian ia dapat memilih media mana yang cocok. Kecuali pada surat kabar nasional yang biasanya harus dilakukan pesanan enam bulan sebelumnya, Koran-koran local umumnya sangat fleksibel dalam memuat iklan, baik permintaan mendadak yang berkaitan dengan ukuran, frekuensi pemuatan, maupun penggunaan warna (spot colour atau full colour).

Kelemahan Surat Kabar/Koran :
a. Short life span Sekalipun jangkauannya bersifat missal, surat kabar dibaca orang dalam  tempo yang singkat sekali, umumnya tidak lebih dari lima belas menit, dan mereka hanya membaca sekali saja. Surat kabar juga cepat basi, hanya berusia 24jam. 
b. ClutterIsi yang dipaksakan di halaman surat kabar yang tidak punya manajemen redaksi dan tata letak yang baik bisa mengacaukan mata dan daya serap pembaca. Orang akan membaca dengan pikiran kusut. Informasi berlebihan yang dimuat oleh redaksi dan pemasang iklan dapat melemahkan pengaruh sebuah iklan. 
c. Limited coverage of certain groupsSekalipun surat kabar memiliki sirkulasi yang luas, beberapa kelompok pasar tertentu tetap tidak dapat dilayani dengan baik. Sebagai contoh, surat kabar tidak dapat menjangkau pembaca yang berusia di bawah 20 tahun. Demikian juga pembaca dengan bahasa yang berbeda. Dan umumnya surat kabar adalah bacaan bagi pria. 
d. Products that don�t fitBeberapa produk tidak dapat diiklankan dengan baik di surat kabar. Terutama produk yang tidak ditujukan untuk umum, atau yang menuntut peragaan untuk merebut tingkat emosi pembaca yang tinggi akan sulit masuk surat kabar. Demikian pula produk tertentu yang dapat dianggap melanggar kesusilaan, misalnya iklan BH. Surat kabar KOMPAS pun telah memutuskan untuk sama sekali tidak memuat iklan rokok dan minuman keras secara sukarela. (Kasali, 1992:107-108).
Pustaka
Kasali, Rhenald, 1992, Manajemen Periklanan, Pustaka Utama Grafiti, Jakarta

Pengertian Komunikasi

Komunikasi merupakan salah satu kegiatan manusia yang mendasar. Kegiatan komunikasi ini ditujukan untuk menjalin hubungan sesama menurut fungsinya sebagai makhluk sosial yang tidak dapat hidup seorang diri. Dalam berinteraksi dengan sesama individu memerlukan simbol- simbol, lambang, isyarat dan bahasa yang telah disepakati dan dipahami bersama sehingga komuikasi dapat berjalan lancar tanpa ada kesalahan komunikasi (miscommunication). Komunikasi berperan penting dalam aspek kehidupan makhluk hidup, dengan berkomunikasi individu dapat saling mengungkapkan perasaannya, menyatakan pikiran, dan keinginannya serta memberikan informasi untuk mencari solusi dalam mempertahankan kelagsungan hidupnya. Perilaku dalam berkomunikasi didasari oleh faktor kebutuhan, faktor dorongan, dan faktor tujuan. 

Perilaku berkomunikasi setiap individu memiliki kebutuhan, dorongan, dan tujuan yang berbeda- beda. Perbedaan ini dapat dilihat dari kualitas dan kuantitas seseorang dalam interaksinya dengan orang lain. Namun tidak semua orang dapat melakukan proses komunikasi secara baik dan benar tanpa kendala seperti yang mereka inginkan. 

Menurut Onong dalam bukunya yang berjudul Ilmu Komunikasi dan Praktek (2000: 18), setiap komponen yang terdapat dalam komunikasi yaitu: sender,encoding, message, media, decoding, receiver, response, feedback, dan noise memegang peranan penting dalam kelancaran proses komunikasi. Dimana satu sama lain memiliki kerkaitan dan ketergantungan yang mana apabila salah satu komponen tersebut diabaikan akan menimulkan ketimpangan dalam jalannya komunikasi. 

Apabila seseorang salah komunikasinya (miscommunication), maka orang yang dijadikan sasaran komunikasi akan mengalami salah persepsi (misperseption). Keadaan ini dapat mengakibatkan salah pegertian/ salah paham (misunderstanding). Sebagai contoh misalnya seseorang (sebagai komunikator) menyampaikan informasi, jika tidak terjadi kesamaan makna antara komunikator dengan komunikan dengan kata lain komunikan tidak megerti pesan yang disampaikan oleh komunikator maka itu dinamakan komunikasi tidak terjadi. Dengan kata lain situasi seperti itu menjadi tidak komunikatif. 

Menurut Onong dalam bukunya �Dinamika Komunikasi� (2004: 3-5) membagi pengertian komunikasi secara umum dan secara paradigmatis, secara umum komunikasi dapat dilihat dari dua segi yaitu : komunikasi secara etimologis dan komunikasi secara terminologis. Secara etimologis, komunikasi berasal dari bahasa latin commicatio yang bersumber pada kata communis yang berarti sama, dalam arti kata sama makna yaitu sama makna dalam suatu hal. Komunikasi berlangsung apabila antara orang- orang yang terlibat terdapat kesamaan makna mengenai suatu hal yang dikomunikasikan, dengan kata lain komunikasi berlangsung apabila seseorang mengerti tentang sesuatu yang dikomunikasikan. Secara terminologis komunikasi berarti proses penyampaikan suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. Komunikasi secara paradigmatik mengandung tujuan tertentu, ada yang dilakukan secara lisan, tatap muka, atau melalui media, baik media massa seperti surat kabar, radio, televisi, atau film maupun media non massa misalnya surat, telepon, papan pengumuman, poster, spanduk, dan sebagainya. 

Menurut Schram dalam Onong �Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi� (1993: 30-31), field of experience atau bidang pengalaman merupakan faktor penting dalam terjadinya komunikasi. Apabila bidang pengalaman komunikator sama dengan pengalaman komunikan maka komunikasi akan berlangsung dengan lancar. Demikian sebaliknya, jika pengalaman komunikan tidak sama dengan komunikator maka akan timbul kesukaran untuk saling mengerti satu sama lain dan situasi menjadi tidak komunikatif. Bidang pengalaman ini antara lain didapat dari tingkat pendidikan seseorang dan lingkungan sosial dimana ia berinteraksi. Dua hal tersebut akan mempengaruhi tingkat penguasaan bahasa dan kemampuan dalam menangkap dan menginterprestasikan suatu pesan secara baik dan benar. 

Proses komunikasi dapat ditinjau dalam dua perspektif yaitu perspektif psikologis dan perspektif mekanistis. Proses komunikasi dalam perspektif psikologis terjadi pada diri komunikator dan komunikan. Ketika komunikator berniat menyampaikan suatu pesan kepada komunikan, maka dalam dirinya terjadi suatu proses. Sedangkan pesan yang dikomunikasikan itu sendiri terdiri dari dua aspek yaitu isi pesan dan lambang. Isi pesan pada umumnya adalah pikiran, sedangkan lambing pada umumnya berupa bahasa. Bahasa tersebut penting sebagai lambing karena tanpa bahasa, pikiran yang dituangkan dalam bentuk pesan tidak dapat dikomunikasikan. Oleh karena itu bahasa melekat pada pikiran sehingga bahasa tidak mungkin dilepaskan dari pikiran, intinya orang berfikir dengan bahasa.

Proses komunikasi dalam perspektif mekanistis berlangsung ketika komunikator melemparkan pesan sampai ditangkap pesan itu oleh komunikan. Penangkapan pesan oleh komunikan dari komunikator ini dapat dilakukan melalui indera telinga atau indera mata ataupun dengan indera lainnya. Indera telinga misalnya, dengan mendengarkan secara langsung maupun melalui media lain seperti radio, telepon dan sebagainya. Indera mata misalnya, dengan membaca mimik muka, gerak anggota tubuh secara langsung, maupun membaca dalam bentuk lambing- lambing tertentu seperti tulisan dalam surat kabar, majalah dan sebagainya.

Sumber:

Effendy, Onong Uchjana, 2000, Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek, Rosdakarya: Bandung.

Rabu, 16 Maret 2016

Lembar Kerja Siswa (LKS) Mata Pelajaran Teknologi dan Informatika dan Prospeknya (TIK) Dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi Kelas VII Semester 1

4.1 Standar Kompetensi
Memahami penggunaan  teknologi informasi dan komunikasi, dan prospeknya di masa mendatang.
 
4.2 Kompetensi Dasar
a.     Mengidentifikasi berbagai keuntungan dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.
b.     Mengidentifikasi berbagai dampak negatif dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.

4.3 Indikator Pencapaian Hasil Belajar
a.     Mengidentifikasi berbagai keuntungan penggunaan produk dari teknologi informasi dan komunikasi.
b.     Mengidentifikasi dampak negatif dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dilihat dari produk yang dihasilkan.
4. Alokasi Waktu : 2 Jam pelajaran
5. Pokok Bahasan
4.1  Pengantar
2.2 Etika dalam Masyarakat Informasi
4.3  Dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi
4.4 Pentingnya Etika dan Moral
4.5 Teknologi Informasi di Indonesi


LEMBAR ISIAN
1.            Jelaskan  pentingnya etika dalam teknologi informasi.
.........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

2.            Berikan contoh perbuatan yang tidak etis dalam penerapan atau penggunaan teknologi informasi.
.........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................



3.            Jelaskan mengenai penanganan agar etika diperhatikan oleh setiap pengguna.
.........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

4.            Jelaskan jenis-jenis perbuatan yang melanggar privasi, yang senantiasa dilakukan oleh beberapa perusahaan.
.........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

5.            Berikan contoh teknologi yang dapat menjaga privasi seseorang dalam dunia TI.

......................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................... 

Lembar Kerja Siswa (LKS) Mata Pelajaran Teknologi dan Informatika dan Prospeknya (TIK) Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Komunikasi Kelas VII Semester 1

3.1 Standar Kompetensi
Memahami penggunaan  teknologi informasi dan komunikasi, dan prospeknya di masa mendatang.

3.2  Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan sejarah perkembangan  teknologi informasi dan  komunikasi dari masa lalu sampai  sekarang.

3.3  Indikator Pencapaian Hasil Belajar
a.     Menjelaskan perkembangan perangkat teknologi infomasi dan komunikasi.
b.     Mendeskripsikan perkembangan perangkat teknologi informasi dan komunikasi  beserta fungsinya.


3.4  Alokasi Waktu : 2 Jam pelajaran

3.5  Pokok Bahasan
2.1 Pengantar
2.2 Sejarah Perangkat Lunak
2.3 Klasifikasi Perangkat Lunak
2.4 Sistem Operasi
2.5 Virus Komputer
2.6 Perangkat Lunak Aplikasi


LEMBAR ISIAN
Berikan contoh penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (komputer)  dalam bidang:
1.      Militer
........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

2.      Pendidikan
........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................



3.      Kesehatan
........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

4.      Perdagangan
........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

5.      Otomotif
........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

Lembar Kerja Siswa (LKS) Mata Pelajaran Teknologi dan Informatika dan Prospeknya (TIK) Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Kelas VII Semester 1

2.1  Standar Kompetensi
Memahami penggunaan  teknologi informasi dan komunikasi, dan prospeknya di masa mendatang.

2.2  Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan sejarah perkembangan  teknologi informasi dan  komunikasi dari masa lalu sampai  sekarang.

2.3  Indikator Pencapaian Hasil Belajar
a.     Menjelaskan perkembangan perangkat teknologi infomasi dan komunikasi.
b.     Mendeskripsikan perkembangan perangkat teknologi informasi dan komunikasi  beserta fungsinya.


2.4  Alokasi Waktu : 2 Jam pelajaran
2.5  Pokok Bahasan
3.1 Pengantar
3.2 Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi 


LEMBAR ISIAN
1.     Jelaskan mengapa teknologi informasi itu penting dalam kehidupan.
.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

2.     Jelskan perbedaan teknologi informasi konvensional dan modern.
.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

3.     Jelaskan bidang apa yang dominan memicu perkembangan teknologi informasi.
.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................



4.     Jelaskan ciri teknologi informasi pada beberapa masa yang terdokumentasikan.
.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

5.     Bandingkan perkembangan komputer berikut dengan komputer yang ada di sekitar anda (rumah atau sekolah)
Ilustrasi Fisik Perkembangan Komputer

Ciri-Ciri
Perbandingan/Perbedaan dengan komputer di sekitar anda

Generasi I



�  ukurannya sangat besar.

�  masuk dalam kelompok ini adalah UNIVAC 1 (Universal Automatic Computer), SEAD, G-15, SWAC dan ENIAC.

�  Fungsi utamanya untuk kepentingan militer

 


Generasi II


�  sudah menggunakan transistor,

�  memorinya relatif kecil atau rendah,

�  kecepatan mengolah datanya lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya,

�  kebutuhan untuk pemanasannya tidak terlalu tinggi,

�  serta ukuran fisiknya lebih kecil dibandingkan generasi sebelumnya. 

�  masuk dalam kelompok ini adalah : IBM 1401, IBM 7090 dan ILLIAC-11. 

 




Generasi III


�  Teknologi transistor digantikan dengan penggunaan chip yang mengandungi ratusan atau ribuan trasnsistor yang dipadatkan.
�  Menggunakan teknologi small-and medium-scale integration.
�  Bermulanya fenomena mikrokomputer.
�  Komputer menjadi lebih kecil dan lebih murah.
�  Konsep �time sharing� diperkenalkan
�  menggunakan Monolitic Integrated Circuit (MIC) dan Large Scale Integration (LSI),
�   mempunyai memori lebih besar, bekerjanya lebih cepat,
�  serta ukuran fisiknya lebih kecil dibandingkan generasi pendahulunya
�  Banyak bahasa pengaturcaraan dihasilkan � BASIC, PASCAL etc.
�  Contoh komputer generasi ini: IBM System/360 dan DEC PDP-8.

Generasi IV


 


�  Menggunakan teknologi Large-Scale Integration (LSI) � lebih daripada 1,000 komponen boleh ditempatkan di atas sesebuah chip litar bersepadu.
�  telah menggunakan Metal Oxide Semiconductor (MOS).
�  masuk dalam kelompok ini adalah komputer-komputer produksi BMC, IBM dan Apple yang kini beredar di pasaran

 

Generasi V


�  Menggunakan teknologi Very Large-Scale Integration (VLSI) � lebih daripada 10,000 komponen boleh ditempatkan di atas sesebuah chip litar bersepadu.
�  Bermula fenomena superkomputer � mempunyai beberapa pemproses (CPU) yang boleh berfungsi serentak dalam menyelesaikan sesuatu masalah.
�  sistem yang dimiliki mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak.
�  Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa adahambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
�  Sarat dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial intellegency)

 





Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *