Blog untuk Pendidikan

Kamis, 28 April 2016

Pengertian Wacana dan Teks

Sebagian ahli bahasa membedakan istilah wacana dengan istilah teks. Misalnya, Widdowson (1980) menggolongkan istilah wacana sebagai bahasa yang digunakan untuk merujuk ragam bahasa yang dihasilkan secara lisan. Dialog seperti percakapan, diskusi, wawancara dan monolog seperti pidato, pembacaan berita radio dan televisi digolongkannya sebagai wacana. Sebaliknya, tulisan berita, tajuk rencana, buku, dokumen, dan sebagainya dimasukkannya sebagai teks. Sementara itu, ahli bahasa lain seperti Halliday (1985) dan koleganya menggunakan istilah wacana dan teks untuk merujuk pada ragam bahasa lisan dan tulis. Mereka beralasan bahwa baik bahasa lisan maupun tulis merupakan produk suatu proses sosial.




Wacana dan teks adalah bahasa (baik lisan maupun tulis) yang sedang melakukan fungsinya di dalam suatu konteks situasi dan konteks kultural. Wacana dapat dipahami sebagai suatu konstruk (bangunan) yang dibentuk melalui sistem fungsi atau makna dan sistem bentuk linguistik/kebahasaan secara simultan (bersama-sama/pada waktu yang sama). Secara fungsional, wacana digunakan untuk mengekspresikan suatu tujuan atau fungsi proses sosial di dalam suatu konteks situasi dan konteks kultural (Butt, Fahey, Spinks, & Yalop, 1998; Halliday, 1994). Secara fungsional, wacana merupakan sejumlah unit simbol kebahasaan yang digunakan utnuk merealisasikan realitas pengalaman dan logika (ideasional), realitas sosial (interpersonal), dan sekaligus realitas tekstual/semiotik (simbol). Sementara itu, secara sistemik, wacana merupakan bahasa yang terdiri atas sejumlah sistem atau unit kebahasaan yang secara hierarkis bekerja secara simultan dan sistemik dari sistem yang lebih rendah, fonologi/grafologi, menuju ke sistem yang lebih tinggi, leksikogramatika, semantik wacana, dan struktur teks. Setiap peringkat tidak dapat dipisahkan karena peringkat itu merupakan organisme yang mempunyai peran yang saling terkait dalam merealisasikan makna holistik atau tujuan sosial suatu wacana (Halliday, 1985a; Halliday, 1994). 

Sumber:
Fairul Zabadi, Sutejo, Mu'jizah, dan Dad Murniah .2014.Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan : buku guru/Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- Edisi Revisi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,

Rabu, 27 April 2016

ONE STOP APPLICATION: Kirim, Pantau dan Transaksi Dengan Aplikasi MyJNE Dalam Satu Genggaman


misterpangalayo.com - Mengirim Semakin Nyaman Dengan #JNEMobile Dalam Satu Genggaman. Untuk memberi pengalaman terbaik kepada pelanggan secara konsisten. Perusahaan jasa pengiriman dan logistik terbesar di Indonesia PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) mengambil langkah konkrit di awal tahun 2016 dengan merilis aplikasi mobile yang diberi nama "My JNE". Aplikasi My JNE merupakan salah satu dari tujuh terobosan baru yang dinamai 7 Magnificent. Enam program andalan lainnya yaitu JNE-PopBox, @box prepaid, JNE Super Speed, JNE International Shipment, Layanan CD Music dan JNE Trucking.

Aplikasi My JNE diluncurkan seiring dengan pesatnya pertumbuhan e-Commerce di Indonesia sehingga meningkatnya kebutuhan distribusi barang di masyarakat dari segi jumlah maupun jenis layanan. Berangkat dari alasan tersebut, JNE berinovasi meningkatkan produk layanan maupun program-programnya. Rata-rata pengiriman JNE hingga tahun 2015 adalah 12 juta pengiriman per bulan atau 400 ribu kiriman per hari, di mana 70 persennya merupakan transaksi yang terjadi di bisnis e-Commerce.

JNE yang sudah hadir sejak tahun 1990 ini, beradaptasi dengan layanan yang adaptif dan inovatif menghadapi pelanggan setia JNE yang kritis dengan kebutuhan dan distribusi barang yang beragam dalam era pertumbuhan dunia digital. Aplikasi My JNE merupakan penyempurnaan dari aplikasi sebelumnya. Yang paling baru, pada My JNE terdapat fitur My COD (Cash on Digital) memudahkan pelanggan melakukan pembayaran. Ketersediaan fitur tersebut makin lengkap dengan adanya fitur My COD Wallet, untuk menyimpan uang yang bisa digunakan sewaktu-waktu.

Kelengkapan fitur yang terdapat pada aplikasi My JNE bukan saja memudahkan pelanggan, tapi juga memberikan pengalaman berbeda. Aktivitas jual-beli online dapat dilakukan dengan mudah dalam satu genggaman, sehingga keamanan dan kenyamanan pelanggan pun terjamin.

SETUP MY JNE

Aplikasi My JNE ini hanya tersedia untuk platform Android dan sudah tersedia di Google Play Store serta dapat diunduh secara gratis. Dengan ukuran file installer hanya sekitar 7,2 MB, proses unduh dan instalasi tidak membutuhkan waktu yang lama. Dalam hitungan detik, Aplikasi My JNE sudah terinstal di smartphone Anda dan siap untuk digunakan.

MY JNE - Unduh dan Instalasi pada Smartphone Android

Ketika menjalankan aplikasi My JNE, kita harus mengisi informasi yang dibutuhkan pada proses registrasi. Nomor handphone menjadi kode unik customer. Secara sistem, anggota My JNE secara otomatis memiliki data pelanggan. Setelah registrasi selesai, kita dapat langsung sign in ke fitur-fitur yang sudah tersedia di aplikasi My JNE. Untuk menikmati layanan dasar di dalam aplikasi My JNE seperti melacak dan mencari informasi tarif pengiriman barang serta lokasi kantor atau agen JNE terdekat, pelanggan tidak perlu melakukan registrasi.

FITUR MY JNE

Tampilam aplikasi My JNE ini bersifat user-friendly dan sangat mudah dipahami karena ditampilkan dalam bentuk infografis yang atraktif. Menu utama yang tersedia di aplikasi My JNE adalah menu Home, JNE Nearby, My COD dan My COD Wallet. Dengan satu nomor telepon yang terdaftar kita bisa menikmati fitur-fitur istimewa seperti:
  • MY TARIFF       : Cek tarif pengiriman JNE seluruh Indonesia
  • MY SHIPMENT  : Cek Status pengirimanmu sendiri dan kiriman orang lain dengan lebih cepat
  • MY LOCATION : Cek Lokasi pengiriman JNE yang terdekat
  • MY COD         : Membuat Order dari toko online mu dan Menggunakan JNE sebagai mediasi pembayaran.
Layanan My JNE

1. HOME

Menu Home
Tampilan awal (Home) aplikasi My JNE, terdapat dua fitur istimewa yaitu My Shipment (Search Air Waybill) dan My Tariff. Untuk menggunakan fitur My Shipment, kita harus terdaftar sebagai anggota My JNE, supaya kita mudah dan nyaman mengecek status pengiriman sendiri dan kiriman orang lain lebih cepat. Sedangkan, fitur My Tariff berfungsi untuk mengecek informasi tarif pengiriman barang dan pelanggan tidak perlu melakukan registrasi untuk menikmati layanan ini.

Cara menggunakan fitur Air Waybill :
  • Cara Manual
Ketik kode Air Waybill pada kolom yang tersedia, lalu tekan tombol "search", tunggu beberapa saat hingga muncul informasi data tracking detail yang berisi informasi terkait data pengirim, tujuan dan status pengiriman.
    • Sistem Barcode 
    Disamping kanan kolom "Air Waybill" terdapat icon kamera yang berguna untuk memindai barcode yang terdapat di dokumen. Atur posisi kamera belakang ponsel yang benar untuk memindai barcode, maka sesaat kemudian, aplikasi akan memunculkan data tracking detail.
      fitur Air Waybill

      Ketika memilih fitur My Shipment, tampilan yang dimunculkan adalah Tracking List yang terdiri dari tiga buah tab, yaitu :
      • Tab Shipper - menampilkan informasi data paket yang pernah dikirim menggunakan jasa JNE.
      • Tab Consignee - menampilkan informasi data paket yang dikirim dengan JNE yang ditujukan kepada pengguna
      • Tab Favourite - menampilkan informasi data pengiriman yang dipilih sebagai favourite dengan cara men-tap tanda bintang di pojok kanan atas pada tampilan Tracking Detail.
      fitur My Shipment

      Apabila Anda ingin menampilkan Tracking Detail, klik salah satu data pengiriman maka informasi yang Anda butuhkan segera ditampilkan seperti kode Air Waybill, identitas pengirim dan penerima, status pengiriman, form (memberikan rating dan komentar) dan riwayat status pengiriman mulai dari manifested (paket diterima kantor cabang JNE pengirim), received in destination (paket diterima kantor cabang JNE penerima), on process (paket dalam pengiriman ke alamat tujuan), dan delivered (paket diterima).

      Cara menggunakan fitur My Tariff :

      Ketik nama kota asal dan tujuan kemudian klik tombol "Check Tariff", My JNE akan menampilkan data ongkos kirim mulai dari tarif OKE, REGULER dan YES. Untuk paket yang lebih dari 1kg bisa di edit berat paket serta panjang, lebar dan tinggi paket dalam satuan centimeter (cm). Pasca peluncuran 7 program andalan JNE yang dinamai "7 Magnificent", khusus pengiriman dari Jakarta to Jakarta, ada tambahan informasi berupa PELIKAN, @BOX3KG, @BOX5KG, POPBOX, JTR, JTR250, JTR<150 dan="" jtr="">250.

      fitur My Tariff

      2. JNE NEARBY

      Fitur JNE Nearby adalah salah satu fitur istimewa aplikasi My JNE yang digunakan untuk mengetahui lokasi gerai JNE terdekat dari lokasi Anda. GPS di perangkat Anda harus diaktifkan, agar memudahkan Anda menggunakan layanan ini. Contoh kasus sederhana, ketika saya berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Pontianak untuk dikirim ke Kota Singkawang. Barang belanjaan saya tidak perlu dibawa pulang, cukup gunakan Aplikasi My JNE untuk menggunakan layanan JNE Nearby dan mencari agen JNE terdekat di sekitar saya. Menghemat waktu, memperpendek jarak tempuh dan cepat.

      Fitur JNE Nearby
      3. MY COD

      Fitur My COD atau My Cash On Digital memberikan kemudahan dan kenyaman pelanggan setia JNE dalam membuat order dari toko online tanpa bertatap muka dan menggunakan jasa JNE sebagai mediasi pembayaran tanpa perlu repot pergi bertemu klien untuk bertransaksi. JNE bekerjasama dengan Permata Bank untuk layanan pembayaran belanja online.

      Fitur My COD

      Cara menggunakan fitur My COD:


      Untuk menggunakan fitur My COD, pelanggan setia JNE perlu sign in untuk menikmati layanan ini. Apabila Anda belum terdaftar sebagai anggota My JNE, baiknya ada registrasi terlebih dahulu dengan men-tap tombol "Sign Up". Ketika sudah berhasil sign in, maka akan tampil layanan My Shop dan My Order. Dalam fitur My Shop, pelanggan bisa Creat Order, lalu input Order Name, Insert Buyer's Phone Number, Add Item, Shipment Fee, Other Fee, Grand Total. Sedangkan, fitur My Order mempunyai kesamaan dalam layanan dengan fitur My Shop.



      4. MY COD WALLET

      My COD Wallet digunakan untuk pembayaran transaksi My COD, sub menu yang terdapat pada fitur MY COD Wallet adalah Transfer, Top Up, Cash Out, dan History. Dalam fitur ini, pelanggan setia JNE bisa melihat detail informasi akun miliknya seperti "nama lengkap, email, nomor hp, virtual account number, store name, store code, nomor KTP, DOB, Address, Bank Account". Semua item dalam fitur itu bisa kita edit, change password dan log out pada gambar garis titik tiga sebelah kanan atas.

      Fitur My COD Wallet

      KINERJA APLIKASI MY JNE

      Aplikasi My JNE menjadi solusi paling jitu untuk pelanggan setia JNE seluruh Indonesia untuk menikmati dan mengeksplorasi beragam layanan andalan dari My JNE dalam satu genggaman. Kirim, pantau dan transaksi dalam satu genggaman membuat Aplikasi My JNE menjadi One Stop Application yang menghadirkan semua layanan JNE dalam satu sentuhan jari. Tampilan infografis yang atraktif dan mudah dipahami oleh pengguna menjadi keunggulan My JNE. Semua fitur dan menu yang tersedia cukup responsif dan informasi yang disajikan juga mendetail.

      Specifications
      Genre                      : Bussiness
      Operating System      : Android
      publisher                  : PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir
      Updated                   : February 28, 2016
      Size                         : 7.8 M
      Installs                      : 100,000 - 500,000
      Current Version         : 1.01
      Requires Android       : 2.3 and up
      Download Link           : Aplikasi My JNE (Google Play)


      Jika kamu merupakan pelanggan setia JNE, wajib banget punya apps MyJNE ini di smartphone. Hal ini karena aplikasi ini akan memudahkan kamu melakukan pelacakan paket yang dikirimkan jadi tidak perlu khawatir. Dan karena apps ini ada di smartphone, kamu tidak perlu repot membuka website hanya untuk melacak status paket kamu. (JNE)


      Yuk, segera download di sini http://bit.ly/AppMyJNE!

      Selasa, 26 April 2016

      APLIKASI MY JNE: My Own Way For Living Easier

      APLIKASI MY JNE: My Own Way For Living Easier

      misterpangalayo.com - Mengirim Semakin Nyaman Dengan #MyJNE Dalam Satu Genggaman. Bertempat di Majesty Coffee Shop (Aston Pontianak Hotel & Convention Center), Senin (25/04) siang, para awak media dan Komunitas Blogger Pontianak turut diundang untuk mengikuti acara KOPDAR MY JNE yang diselenggarakan oleh JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) salah satu perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang usaha jasa pengiriman dan pendistribusian.

      Acara ini juga turut dihadiri oleh Head of Corporate Communication, Mayland Hendar Prasetyo. Beliau mengatakan rata-rata pengiriman JNE hingga tahun 2015 adalah 12 juta pengiriman per bulan atau 400 ribu kiriman per hari. Sekitar 60 hingga 70 persen pengiriman JNE berasal dari pengiriman e-commerce di seluruh Indonesia. JNE pun harus beradaptasi dalam mengakomodir keinginan konsumen untuk melakukan terobosan baru menciptakan layanan yang adaptif dan inovatif.
      Kopdar JNE Pontianak
      #KopdarMyJNE
      Bersamaan dalam acara gathering tersebut, Mayland Hendar Prasetyo juga memperkenalkan terobosan baru 7 program yang mengagumkan yang dinamakan "7 Magnificent". Ketujuh program atau produk layanan tersebut adalah Aplikasi MyJNE; JNE-PopBox; @box prepaid; Promo JNE Super Speed; JNE International Shipment; Layanan CD Music dan JNE Trucking. Program ini bertujuan untuk memberi solusi dan kemudahan kepada konsumen.

      Sejak berkenalan dengan Aplikasi MY JNE, mengirim semakin nyaman dalam satu genggaman. Maka dari itu, izinkan saya sebagai salah satu pengguna jasa JNE, untuk me-Review salah satu program andalan dari PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yaitu Aplikasi My JNE. Tak Kenal Maka Tak Sayang. Sebelum berbicara lebih jauh tentang Aplikasi My JNE, terlebih dulu kita berkenalan dengan PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE).


      Review Aplikasi My JNE

      TENTANG JNE

      Apa itu JNE ?

      JNE adalah salah satu perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang pengiriman dan logistik yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Nama resminya adalah Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (Tiki JNE), berdiri pada tanggal 26 November 1990 untuk menjadi perusahaan rantai pasok global terdepan di dunia dan memberi pengalaman terbaik kepada pelanggan secara konsisten.

      Mengapa harus JNE ?

      Seperti dikutip dari situs jne.co.id, Selasa (26/04/2016), kecepatan dan kehandalan layanan yang konsisten dan bertanggung jawab membuat kredibilitas JNE semakin tinggi di mata pelanggan maupun mitra kerja.

      Keunggulan JNE, antara lain:
      • Lebih dari 150 lokasi JNE telah terhubungkan dengan sistem komunikasi on-line, dikawal oleh sistem dan akses situs informasi yang efektif serta efisien bagi konsumen dalam upaya mengetahui status terkini pengiriman paket atau dokumen. 
      • JNE mengedepankan sumber daya manusia sekaligus teknologi sebagai bagian dari pengembangan. Dari mesin X-Ray, GPS, hingga alat komunikasi satelit. 
      • Kehandalan dan komitmen JNE ini terbukti dengan diraihnya berbagai bentuk penghargaan serta sertifikasi ISO 9001:2008 atas sistem manajemen mutu. 
      • Nilai perusaan yang terapkan oleh JNE adalah jujur, disiplin, tanggung jawab dan visioner. 
      • Mendukung E-Commerce dan UKM

      Review Aplikasi My JNE

      APLIKASI MY JNE

      Apa itu My JNE ?

      MY JNE adalah aplikasi mobile berbasis android yang menghubungkan nomor telepon Anda dengan seluruh kiriman yang Anda kirim melalui JNE. Sesuai dengan namanya, aplikasi My JNE ini menjadi One Stop Application yang menghadirkan semua layanan JNE dalam satu aplikasi. Kirim, pantau dan transaksi dalam satu genggaman.

      Cukup dengan menginstal aplikasi My JNE di Play Store, Anda dapat mengaktifkan layanan dari My JNE dengan satu nomor telepon, mulai mencari informasi lokasi pengiriman hingga membuat order dari toko online, dan beragam layanan terbaru dari JNE yang dapat dinikmati hanya dalam satu genggaman.

      Aplikasi My JNE ini menjadi solusi jitu bagi pengguna smartphone khususnya Android yang ingin menikmati beragam layanan JNE dengan cara yang cepat dan mudah dalam satu genggaman.

      Fitur-fitur Istimewa My JNE

      Dengan satu nomor telepon yang terdaftar kita bisa menikmati fitur-fitur istimewa seperti:
      • MY TARIFF: Cek tarif pengiriman JNE seluruh Indonesia
      • MY SHIPMENT: Cek Status pengirimanmu sendiri dan kiriman orang lain dengan lebih cepat
      • MY LOCATION: Cek Lokasi pengiriman JNE yang terdekat
      • MY COD: Membuat Order dari toko online mu dan Menggunakan JNE sebagai mediasi pembayaran.


      Download, Instal, dan Penggunaannya  (starstarstarstarstar)

      Pertama-tama yang perlu Anda lakukan adalah klik Play Store di smartphone Android Anda, lalu search dengan keyword "Download MyJNE". Apk Android muncul pilihan untuk mendownload Aplikasi MyJNE atau Anda bisa langsung klik gambar dibawah ini untuk mendownload Aplikasi My JNE.

      klik gambar diatas utk mendownload App My JNE
      Kedua, silahkan Anda download file installer aplikasi My JNE yang kapasitasnya 7.2 MB, ini terbilang kecil sehingga proses download dari Google Play Store cepat selesai dan durasi download yang diperlukan kurang lebih 5menit. 

      Ketiga, setelah proses download selesai, dilanjutkan dengan proses instalasi. Dalam hitungan detik, Aplikasi My JNE sudah terinstal di smarphone Android Anda dan siap untuk digunakan.

      Kompetisi Blog MyJNE Pontianak

      #AplikasiJNE #JNEMobile #JNERevolution #MYCOD (Tulisan ini diikutsertakan dalam "Kompetisi Blog MyJNE Pontianak" yang diselenggarakan oleh @JNE_ID).

      Minggu, 24 April 2016

      Penjelasan Pembelajaran Bahasa Berbasiskan Teks (Kontekstual Learning)

      Dalam pembelajaran bahasa yang berbasiskan teks, bahasa Indonesia diajarkan bukan sekadar sebagai pengetahuan bahasa, melainkan sebagai teks yang berfungsi untuk menjadi sumber aktualisasi diri penggunanya pada konteks sosial-budaya akademis. Teks dipandang sebagai satuan bahasa yang bermakna secara kontekstual. 

      Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks dilaksanakan dengan menerapkan prinsip bahwa 
      1. bahasa hendaknya dipandang sebagai teks, bukan semata-mata kumpulan kata-kata atau kaidah-kaidah kebahasaan, 
      2. penggunaan bahasa merupakan proses pemilihan bentuk-bentuk kebahasaan untuk mengungkapkan makna, 
      3. bahasa bersifat fungsional, yaitu penggunaan bahasa yang tidak pernah dapat dilepaskan dari konteks karena dalam bentuk bahasa yang digunakan itu tercermin ide, sikap, nilai, dan ideologi penggunanya, dan 
      4. bahasa merupakan sarana pembentukan kemampuan berpikir manusia. 

      Sehubungan dengan prinsip-prinsip itu, perlu disadari bahwa di dalam setiap teks terdapat struktur tersendiri yang satu sama lain berbeda. Sementara itu, dalam struktur teks tercermin struktur berpikir. Dengan demikian, makin banyak jenis teks yang dikuasai siswa, makin banyak pula struktur berpikir yang dapat digunakannya dalam kehidupan sosial dan akademiknya nanti. Hanya dengan cara itu, siswa kemudian dapat mengonstruksi ilmu pengetahuannya melalui kemampuan mengobservasi, mempertanyakan, mengasosiasikan, menganalisis, dan menyajikan hasil analisis secara memadai.

      Teks dapat diperinci ke dalam berbagai jenis, seperti deskripsi, penceritaan (recount), prosedur, laporan, eksplanasi, eksposisi, diskusi, surat, iklan, catatan harian, negosiasi, pantun, dongeng, anekdot, dan fiksi sejarah. Semua jenis teks itu dapat dikelompokkan ke dalam teks cerita, teks faktual, dan teks deskripsi. Dua kelompok yang disebut terakhir itu merupakan teks nonsastra yang masing-masing dapat dibagi lebih lanjut menjadi teks laporan dan teks prosedural serta teks transaksional dan teks ekspositori. Sementara itu, teks cerita merupakan jenis teks sastra yang dapat diperinci menjadi teks cerita naratif dan teks cerita nonnaratif.

      Jenis-jenis teks itu dapat dibedakan atas dasar tujuan (yang tidak lain adalah fungsi sosial teks), struktur teks (tata organisasi), dan ciri-ciri kebahasaan teks-teks tersebut. Sesuai dengan prinsip tersebut, teks yang berbeda tentu memiliki fungsi berbeda, struktur teks berbeda, dan ciri-ciri kebahasaan yang berbeda. Dengan demikian, pembelajaran bahasa yang berbasis teks merupakan pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk menguasai dan menggunakan jenis-jenis teks tersebut di masyarakat.

      Untuk mentransferkan materi bahasa Indonesia ke siswa melalui pembelajaran kontekstual dapat dengan menggunakan empat tahap pembelajaran, yaitu (1) tahap pembangunan konteks, (2) tahap pemodelan teks, (3) tahap pembuatan teks secara bersama-sama, dan (4) tahap pembuatan teks secara mandiri.

      Sumber: 

      Fairul Zabadi, Sutejo, Mu'jizah, dan Dad Murniah .2014.Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan : buku guru/Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- Edisi Revisi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,

      Jumat, 22 April 2016

      PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM 2013

      Pengembangan kurikulum didasarkan pada prinsip-prinsip berikut ini.
      1. Kurikulum bukan hanya merupakan sekumpulan daftar mata pelajaran karena mata pelajaran hanya merupakan sumber materi pembelajaran untuk mencapai kompetensi. 
      2. Kurikulum didasarkan pada standar kompetensi lulusan yang ditetapkan untuk satu satuan pendidikan, jenjang pendidikan, dan program pendidikan. Sesuai dengan kebijakan pemerintah mengenai Wajib Belajar 12 Tahun maka Standar Kompetensi Lulusan yang menjadi dasar pengembangan kurikulum adalah kemampuan yang harus dimiliki peserta didik setelah mengikuti proses pendidikan selama 12 tahun. 
      3. Kurikulum didasarkan pada model kurikulum berbasis kompetensi. Model kurikulum berbasis kompetensi ditandai oleh pengembangan kompetensi berupa sikap, pengetahuan, keterampilan berpikir, dan keterampilan psikomotorik yang dikemas dalam berbagai mata pelajaran. 
      4. Kurikulum didasarkan atas prinsip bahwa setiap sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang dirumuskan dalam kurikulum berbentuk Kompetensi Dasar dapat dipelajari dan dikuasai setiap peserta didik (mastery learning) sesuai dengan kaidah kurikulum berbasis kompetensi. 
      5. Kurikulum dikembangkan dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan perbedaan dalam kemampuan dan minat. 
      6. Kurikulum berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik berada pada posisi sentral dan aktif dalam belajar. 
      7. Kurikulum harus tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, teknologi, dan seni. 
      8. Kurikulum harus relevan dengan kebutuhan kehidupan. 
      9. Kurikulum harus diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. 
      10. Kurikulum didasarkan kepada kepentingan nasional dan kepentingan daerah. 
      11. Penilaian hasil belajar ditujukan untuk mengetahui dan memperbaiki pencapaian kompetensi.

      Instrumen penilaian hasil belajar adalah alat untuk mengetahui kekurangan yang dimiliki setiap peserta didik atau sekelompok peserta didik. Kekurangan tersebut harus segera diikuti dengan proses memperbaiki kekurangan dalam aspek hasil belajar yang dimiliki seorang atau sekelompok peserta didik.

      Sumber:
      TIM. 2014. Materi Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 Tahun 2014 Mata Pelajaran Matematika SMP/MTs : Jakarta: Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan Dan Kebudayaandan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan

      PROSES PEMBELAJARAN DI DALAM KURIKULUM 2013


      Proses pembelajaran pada Kurikulum 2013 terdiri atas pembelajaran intrakurikuler dan pembelajaran ekstrakurikuler.

      1. Pembelajaran intrakurikuler
       
          Prinsip-prinsip pembelajaran intrakurikuler sebagai berikut.
      • a. Proses pembelajaran intrakurikuler adalah proses pembelajaran yang berkenaan dengan mata pelajaran dalam struktur kurikulum dan dilakukan di kelas, sekolah, dan masyarakat. 
      • b. Proses pembelajaran di SD/MI berdasarkan tema sedangkan di SMP/MTS, SMA/MA, dan SMK/MAK berdasarkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dikembangkan guru. 
      • c. Proses pembelajaran didasarkan atas prinsip pembelajaran siswa aktif untuk menguasai Kompetensi Dasar dan Kompetensi Inti pada tingkat yang memuaskan (excepted). 
      • d. Proses pembelajaran dikembangkan atas dasar karakteristik konten kompetensi yaitu pengetahuan yang merupakan konten yang bersifat mastery dan diajarkan secara langsung (direct teaching), keterampilan kognitif dan psikomotorik adalah konten yang bersifat developmental yang dapat dilatih (trainable) dan diajarkan secara langsung (direct teaching), sedangkan sikap adalah konten developmental dan dikembangkan melalui proses pendidikan yang tidak langsung (indirect teaching). 
      • e. Pembelajaran kompetensi untuk konten yang bersifat developmental dilaksanakan berkesinambungan antara satu pertemuan dengan pertemuan lainnya dan saling memperkuat antara satu mata pelajaran dengan mata pelajaran lainnya. 
      • f. Proses pembelajaran tidak langsung (indirect) terjadi pada setiap kegiatan belajar yang terjadi di kelas, sekolah, rumah dan masyarakat. Proses pembelajaran tidak langsung bukan kurikulum tersembunyi (hidden curriculum) karena sikap yang dikembangkan dalam proses pembelajaran tidak langsung harus tercantum dalam silabus, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dibuat guru. 
      • g. Proses pembelajaran dikembangkan atas prinsip pembelajaran siswa aktif melalui kegiatan mengamati (melihat, membaca, mendengar, menyimak), menanya (lisan, tulis), menganalis (menghubungkan, menentukan keterkaitan, membangun cerita/konsep), mengkomunikasi-kan (lisan, tulis, gambar, grafik, tabel, chart, dan lain-lain). 
      • h. Pembelajaran remedial dilaksanakan untuk membantu peserta didik menguasai kompetensi yang masih kurang. Pembelajaran remedial dirancang dan dilaksanakan berdasarkan kelemahan yang ditemukan berdasarkan analisis hasil tes, ulangan, dan tugas setiap peserta didik. Pembelajaran remedial dirancang untuk individu, kelompok atau kelas sesuai dengan hasil analisis jawaban peserta didik.
      • i. Penilaian hasil belajar mencakup seluruh aspek kompetensi, bersifat formatif dan hasilnya segera diikuti dengan pembelajaran remedial untuk memastikan penguasaan kompetensi pada tingkat memuaskan.

      2. Pembelajaran ekstrakurikuler

      Pembelajaran ekstrakurikuler adalah kegiatan yang dilakukan untuk aktivitas yang dirancang sebagai kegiatan di luar kegiatan pembelajaran terjadwal secara rutin setiap minggu.Kegiatan ekstrakurikuler terdiri atas kegiatan wajib dan pilihan.Pramuka adalah kegiatan ekstrakurikuler wajib.Kegiatan ekstrakurikuler wajib dinilai yang hasilnya digunakan sebagai unsur pendukung kegiatan intrakurikuler.

      Sumber:
      TIM. 2014. Materi Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 Tahun 2014 Mata Pelajaran Matematika SMP/MTs : Jakarta: Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan Dan Kebudayaandan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan.

      TUJUAN DAN KARAKTERISTIK KURIKULUM 2013

      A. TUJUAN KURIKULUM 2013

      Tujuan Pendidikan Nasional sebagaimana telah dirumuskan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 adalah untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Secara singkatnya, undang-undang tersebut berharap pendidikan dapat membuat peserta didik menjadi kompeten dalam bidangnya.Di mana kompeten tersebut, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang telah disampaikan di atas, harus mencakup kompetensi dalam ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan sebagaimana dijelaskan dalam penjelasan pasal 35 undang-undang tersebut.

      Sejalan dengan arahan undang-undang tersebut, telah pula ditetapkan visi pendidikan tahun 2025 yaitu menciptakan insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif.Cerdas yang dimaksud di sini adalah cerdas komprehensif, yaitu cerdas spiritual dan cerdas sosial/emosional dalam ranah sikap, cerdas intelektual dalam ranah pengetahuan, serta cerdas kinestetis dalam ranah keterampilan.

      Dengan demikian, Kurikulum 2013 dirancang dengan tujuan untuk mempersiapkan insan Indonesia supaya memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warganegara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan peradaban dunia. Kurikulum adalah instrumen pendidikan untuk dapat membawa insan Indonesia memiliki kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan sehingga dapat menjadi pribadi dan warga negara yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif.


      B. KARAKTERISTIK KURIKULUM 2013

      Kompetensi pada Kurikulum 2013 dirancang berikut ini.
      1. Isi atau konten kurikulum yaitu kompetensi dinyatakan dalam bentuk Kompetensi Inti (KI) kelas dan dirinci lebih lanjut dalam Kompetensi Dasar (KD) mata pelajaran. 
      2. Kompetensi Inti (KI) merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan (kognitif dan psikomotor) yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran. Kompetensi Inti adalah kualitas yang harus dimiliki seorang peserta didik untuk setiap kelas melalui pembelajaran KD yang diorganisasikan dalam proses pembelajaran siswa aktif. 
      3. Kompetensi Dasar (KD) merupakan kompetensi yang dipelajari peserta didik untuk suatu tema untuk SD/MI, dan untuk mata pelajaran di kelas tertentu untuk SMP/MTS, SMA/MA, SMK/MAK. 
      4. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar di jenjang pendidikan menengah diutamakan pada ranah sikap sedangkan pada jenjang pendidikan menengah pada kemampuan intelektual (kemampuan kognitif tinggi). 
      5. Kompetensi Inti menjadi unsur organisatoris (organizing elements) Kompetensi Dasar yaitu semua KD dan proses pembelajaran dikembangkan untuk mencapai kompetensi dalam Kompetensi Inti. 
      6. Kompetensi Dasar yang dikembangkan didasarkan pada prinsip akumulatif, saling memperkuat (reinforced) dan memperkaya (enriched) antarmata pelajaran dan jenjang pendidikan (organisasi horizontal dan vertikal). 
      7. Silabus dikembangkan sebagai rancangan belajar untuk satu tema (SD/MI) atau satu kelas dan satu mata pelajaran (SMP/MTS, SMA/MA, SMK/MAK). Dalam silabus tercantum seluruh KD untuk tema atau mata pelajaran di kelas tersebut.
      8. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dikembangkan dari setiap KD yang untuk mata pelajaran dan kelas tersebut.
      Sumber:
      TIM. 2014. Materi Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 Tahun 2014 Mata Pelajaran Matematika SMP/MTs : Jakarta: Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan Dan Kebudayaandan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan.

      Popular Posts

      Diberdayakan oleh Blogger.

      Contact Us

      Nama

      Email *

      Pesan *