Blog untuk Pendidikan

Tampilkan postingan dengan label WISATA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WISATA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Februari 2017

Taman Wisata Alam Gunung Asuansang, Surga yang Tersembunyi di Sambas

SampanPesisir - Sambas merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia, terletak di Pulau Kalimantan, atau dikelilingi oleh dua kabupaten/kota tetangga yaitu Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang, serta berbatasan laut dengan Laut Natuna dan Laut Cina Selatan. Wilayah kabupaten Sambas berupa dataran rendah dan dataran tinggi, serta banyak terdapat sungai-sungai besar didalamnya seperti : Sungai Sambas Besar, Sungai Paloh, Sungai Selakau dan Sungai Sebangkau.

Tak heran, Kabupaten Sambas punya banyak tempat wisata menarik dan belum tentu banyak orang yang mengetahuinya. Karena itu, kali ini penulis akan berbagi informasi wisata alam yang mungkin belum diketahui oleh masyarakat Kalimantan Barat bahkan warga Kabupaten Sambas sendiri. 

Taman Wisata Alam Gunung Asuansang - Kabupaten Sambas

Sebagai salah satu kabupaten yang banyak kekayaan alam baik di darat maupun di laut, serta tempat wisata alam yang unik dan salah satunya adalah Taman Wisata Alam (Nature Park) Gunung Asuansang yang secara administratif terletak di wilayah Kecamatan Paloh dan Sajingan Besar. Keadaan topografi secara umum adalah datar sampai berat, ketinggian tempat antara 0 sampai dengan 600 meter di atas permukaan laut. Kawasan ini termasuk dalam wilayah pengelolaan Seksi Konservasi Wilayah III yang berkedudukan di Kota Singkawang. Letak geografis kawasan adalah 01o4625 - 01o52'07" LU dan 109o2611 - 109o31'12" BT.

Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Asuansang juga dikelilingi oleh gunung hingga pegunungan, seperti :
     
  • Tebelonganso - 9 km sebelah tenggara 
  • Gunung Puting - 11 km sebelah timur laut 
  • Gunung Kejatau - 12 km sebelah timur laut 
  • Gunung Jeramat - 12 km sebelah timur laut 
  • Gunong Penampian Ngantam - 13 km timur 
  • Gunung Cermai - 14 km sebelah timur laut 
  • Munggu Jernang - 14 km sebelah timur laut 
     

Taman Wisata Alam Gunung Asuansang adalah kawasan hutan konservasi untuk kegiatan pariwisata dan rekreasi. Kegiatan pariwisata yang dilaksanakan di hutan wisata alam tidak boleh bertentangan dengan prinsip konservasi dan perlindungan alam. Karena pada hakikatnya taman wisata alam masuk dalam kawasan pelestarian alam. Gunung Asuansang mempunyai tipe ekosistem hutan rawa gambut, hutan hujan pegunungan rendah, dan hutan mangrove. 

Berdasarkan UU No. 5 tahun 1990 pasal 31 disebutkan bahwa di dalam kawasan Pelestarian Alam dapat dilakukan kegiatan untuk kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budiaya, budaya dan wisata alam.

Selain untuk kegiatan pariwisata, taman wisata alam mempunyai fungsi melindungi sistem penyangga kehidupan bagi daerah sekitarnya. Bisa juga menjadi tempat pendidikan alam dan pengembangan ilmu pengetahuan. Segala pemanfaatan sumber daya hayati di areal ini harus dimanfaatkan secara lestari.

Gunung Asuansang ditunjuk dan ditetapkan sebagai Natural Park berdasarkan RTRWP Kalimantan Barat Tahun 1995 (Zonasi kawasan sebagai Taman Wisata Alam seluas 4.464 ha), SK Menhutbun RI No. 259/Kpts-II/2000 Tanggal 23 Agustus 2000 (Penunjukan sebagai Taman Wisata Alam seluas 4.464 ha).

Taman Wisata Alam Gunung Asuansang memiliki potensi flora antara lain famili Jambu-jambuan (Myrtaceae) yang terdiri dari genus Eugenia dan Syzigium, famili Lauraceae terdiri dari genus Litsea yang mencapai belasan species dan Adiandra. Famili Meranti-merantian (Dipterocapaceae) yang terdiri 4 genus yaitu Dipterocarpus, Dryobalanops, Shorea dan Hopea dengan 20 species, famili Sapotaceae yaitu Nyatoh (Palaquium spp) dan Euphorbiaceae yang terdiri atas genus Baccaurea spp, Lansium spp. (sumber data: skw3bksdakalbar)

Taman Wisata Alam Gunung Asuansang memiliki potensi fauna antara lain onyet ekor panjang (Macaca fascicularis), Beruk (Macaca nemestrina), Lutung (Presbitys sp), Rusa (Cervus unicolor), Binturong (Arctitis binturong) serta Babi hutan (Sus barbatus), Trenggiling (Manis javanica) dan Kelempiau (Hylobates muellerii), Ular Sanca (Python molurus bivittatus), Ular Punai (Trimeresurus wagleri), Ular Lidi, Ular Hijau (Ahaetula nasuta) dan lain sebagainya. (sumber data: skw3bksdakalbar)

Uniknya di TWA ini terdapat Punai Imbuk (Chalcohap indica) yang merupakan catatan jenis baru (New Record) untuk Kalimantan Barat. Namun fasilitas seperti kolam renang, arena bermain anak, arena perkemahan, shelter-shelter, ruang informasi serta fasilitas pendukung lainnya masih belum tersedia. Kawasan ini masih natural dan belum ada penunjang wisata yang memadai, namun kawasan ini sangat potensial untuk dikembangkan karena lokasi yang strategis antara Kecamatan Paloh dan Kecamatan Sajingan Besar, serta banyak tempat wisata alam yang banyak dikunjungi masyarakat seperti Riam Kaliau di Sajingan Besar dan Pantai Temajuk di Paloh, serta banyak destinasi wisata lainnya di sekitar lokasi TWA.

Tapi kawasan yang masih natural seperti TWA Gunung Asuansang, rekomendasi untuk naked traveler yang ingin melakukan kegiatan wisata di TWA Gunung Asuansang seperti camping hingga hiking. Tidak dianjurkan pergi sendiri dan diperlukan mental yang besar untuk melakukan perjalanan naked traveling.

Di samping panorama alam yang indah Taman Wisata Alam Gunung Asuansang memiliki hawa yang sejuk dan segar. Tidak jauh dari lokasi TWA ini juga terdapat Taman wisata alam lainnya disekitar kawasan Gunung Asuansang, seperti :
  • Taman Wisata Alam Dugan dengan luas 1.142 Ha, ekosistem hutan rawa gambut dan hutan hujan pegunungan rendah. 
  • Taman Wisata Alam Melintang dengan luas 17.640 Ha, ekosistem hutan rawa gambut dan hutan hujan pegunungan rendah. 
  • Taman Wisata Alam Tanjung Belimbing dengan luas 810 Ha, ekosistem hutan pantai dan hutan mangrove.

Sudah sepantasnya kawasan ini menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Sambas. Tinggal dikelola dengan serius oleh pemerintah kabupaten Sambas dan dibangun sarana pariwisata alam di Taman Wisata Alam serta untuk mendorong para pihak/steakholder dalam rangka Sinergitas Pengelolaan dan Pembangunan Sarana Pariwisata Alam di Kawasan Pelestarian Alam (KPA) dan di Luar Kawasan Taman Wisata Alam. 

Selain itu, partisipasi masyarakat sadar wisata untuk ikut andil menjaga kelestarian Taman Wisata Alam Gunung Asuansang dan mempromosikan objek wisata ini kepada masyarakat luas. Beragamnya potensi yang dimiliki Gunung Asuansang menjadikan surga bagi flora dan fauna, serta surga bagi pecinta alam.

Rabu, 01 Februari 2017

KOTA PONTIANAK: Destinasi Wisata Kota Masa Depan Indonesia

SampanPesisir - Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terletak di antara dua benua, yakni benua Asia dan Australia. Indonesia juga berada di antara dua samudera, yaitu samudera Hindia dan Pasifik. Dari perspektif ekonomi, letak geografis Indonesia memiliki keuntungan sebagai jalur perdagangan internasional dan sebagai pusat perekonomian di antara dua benua dan dua samudera. Namun yang paling menguntungkan adalah sebagai destinasi pariwisata utama dan perkembangan pariwisata yang pesat, sehingga hal ini secara tidak langsung meningkatkan devisa negara.

Pariwisata telah menjadi bisnis inti atau core business di Indonesia, karena memiliki banyak sekali kekayaan alam dan budaya, menjadikannya komponen penting dalam sektor pariwisata. Dengan demikian, banyak kota di Indonesia berlomba-lomba untuk mengembangkan potensi pariwisata dengan sasaran meningkatkan kunjungan wisata. Salah satunya adalah Kota Pontianak, mengembangkan sektor pariwisata secara optimal dalam kontribusinya kepada lingkungan, sosial, ekonomi dan budaya.

Pontianak Kota Bersinar || Sumber Gambar : @borneoskycam
Kota Pontianak, Kota Wisata Paling Menarik di Indonesia. Mengembangkan Kota Pontianak menjadi wisata kota adalah usaha jitu untuk memajukan Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak di sektor pariwisata. Selain meningkatkan pendapatan asli daerah melalui pajak hotel dan restoran, juga meningkatkan aktivitas ekonomi di Kota Pontianak, sekaligus menambah referensi daftar obyek wisata Kalimantan Barat.

Salah satu upayanya adalah menyediakan fasilitas dan mengembangkan obyek daya tarik wisata (ODTW). Produk wisata kota yang ada di Kota Pontianak adalah wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya, wisata religi, wisata kuliner, wisata belanja, wisata hotel, dan wisata hiburan. Itulah yang akan menjadi kekuatan atau daya tarik pariwisata Pontianak dan membedakannya dengan kota-kota lain di Indonesia.

WISATA ALAM
  • Wisata Sungai Kapuas
Apakah Anda termasuk traveler yang menyukai air, mungkin wisata sungai bisa menjadi salah satu alternatif yang menyenangkan. Di Kota Pontianak, terdapat Wisata Sungai Kapuas yang sayang untuk Anda lewatkan. Sungai terpanjang di Indonesia ini menawarkan pemandangan menarik dan indah dengan menyusuri sungai Kapuas menggunakan kapal wisata. Selain itu, Anda bisa menikmati sunset diatas sungai, melihat secara langsung kegiatan masyarakat disetiap pesisirnya dan mengunjungi situs sejarah seperti Keraton Pontianak dan Masjid Jami' Pontianak.

Wisata Sungai Kapuas || Sumber Gambar :  instagram/catur_prasetyo_s

Jembatan Kapuas berdiri kokoh membelah sungai menjadi spot menarik sehingga menambah panorama yang memanjakan mata. Sekitar 30 menit diatas kapal dengan rute Taman Alun Kapuas - Cafe Serasan, Anda akan mengarungi keindahan Kota Pontianak dari sisi sungainya. Untuk tarif sekali jalan, Anda akan dikenakan sebesar IDR 10k (Taman Alun Kapuas - Cafe Serasan - Taman Alun Kapuas) dan IDR 15k (Cafe Serasan - Taman Alun Kapuas - Cafe Serasan).
  • Taman Alun Kapuas
Jika sedang berkunjung ke Kota Pontianak, kurang lengkap rasanya sebelum mengunjungi Taman Alun Kapuas yang terletak di Jalan Rahadi Usman, tepatnya berada di depan Balai Kota Pontianak. Dari siang hingga malam hari, tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat yang datang bersama keluarga dan sesekali tampak wisatawan asing datang ke tempat ini. Taman yang merupakan salah satu proyek �Waterfront City� dari Pemerintah Kota Pontianak ini juga menawarkan pemandangan sungai Kapuas yang indah.

Taman Alun Kapuas || Sumber Gambar : wisatapontianak.com

Taman yang terletak di pinggiran sungai Kapuas ini memiliki taman seluas 3 Ha dengan dekorasi yang tertata rapi, sehingga tempat ini sangat tepat untuk dijadikan sarana refresing bagi beberapa kalangan masyarakat umum kota Pontianak, terdapat 2 air mancur, taman bunga dan replika tugu khatulistiwa. Sore hari adalah waktu terbaik untuk berwisata ke tempat ini, Anda bisa menikmati sunset, sekaligus menyusuri sungai Kapuas menggunakan kapal wisata. Untuk masuk ke kawasan Taman Alun Kapuas tidak dikenakan tarif alias gratis.


WISATA SEJARAH

  • Istana Kesultanan Pontianak
Salah satu andalan destinasi wisata sejarah di Kota Pontianak adalah Keraton Kesultanan Kadariyah Pontianak yang beralamat di Jalan Tritura, Kampong Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur. Keraton ini dibangun oleh Sultan Syarif Abdurrahman Alqadrie (sultan pertama) pada 14 Rejab 1185 H bersamaan 23 Oktober 1771M. Keraton ini didominasi oleh warna kuning dan terbuat dari kayu belian. Banyak peninggalan barang antik dan koleksi keraton yang bisa Anda temui.


Keraton Kadriah Pontianak || Sumber Gambar : @homestaypontianak

Berada 4 km dari pusat kota memudahkan wisatawan untuk mengunjunginya. Akses ke keraton ini dapat ditempuh melalui 2 jalur yaitu jalur darat ataupun jalur sungai. Jika menggunakan jalur darat Anda dapat menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat, sedangkan jika menggunakan jalur sungai Anda dapat menggunakan perahu atau speedboat dari pelabuhan Senghie.
  • Museum Provinsi Kalimantan Barat
Museum yang ada di Kota Pontianak ini terletak di Jalan Ahmad Yani dan berdiri megah di seberang Pendopo Gubernur Kalbar. Museum ini menawarkan kepingan-kepingan sejarah Kalimantan Barat. Bumi Khatulistiwa terkenal dengan keberagaman etnisnya, di museum inilah terdapat informasi keberagaman Kalbar yang terangkum dalam kemasan pameran yang menarik. Museum ini dibangun pada tahun 1975 dan berdiri di atas tanah seluas � 3905 meter persegi, sedangkan luas lahan keseluruhan � 28.167 meter persegi.

Museum Provinsi Kalimantan Barat || Sumber Gambar : instagram/pontinesia

Untuk berkunjung ke museum ini, Anda bisa menggunakan beberapa opsi alat transportasi, baik kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum. Jika Anda ingin mengunjungi museum ini, datanglah pada hari selasa-kamis dari jam 08:00-16:00 atau pada hari jum�at-minggu dari jam 08:00-15:00. Untuk hari senin dan hari libur nasional lainnya, museum tidak beroperasi. Untuk tarif yang kenakan terbilang sangat ekonomis, khusus pelajar/mahasiswa IDR 2k, umum IDR 3k, dan wisatawan asing IDR 10k.


WISATA BUDAYA

  • Pekan Gawai Dayak
Pekan Gawai Dayak di Kota Pontianak adalah event budaya tahunan masyarakat Dayak Kalimantan Barat sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah dan dikemas dengan berbagai atraksi budaya. Pekan Gawai Dayak dilaksanakan setiap tanggal 20 Mei selama sepekan di Rumah Radakng Pontianak, beralamat di Jalan Sutan Syahrir, Kota Baru.

Pekan Gawai Dayak 2016 || Sumber Gambar : aktual.com

Atraksi budaya yang ditampilkan, yaitu karnaval keliling kota, ritual naik dango, pameran seni, peragaan busana, pentas seni, hingga permainan rakyat. Event ini murni menonjolkan seni dan budaya Dayak, dan merupakan kontribusi pemerintah dalam memelihara, melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya positif yang telah diwariskan oleh para leluhur suku Dayak. Adanya kegiatan Pekan Gawai Dayak "Bikin Pontianak Bangge", karena kegiatan budaya ini menunjukkan eksistensi budayanya yang tetap utuh dan berkembang sejalan dengan arus budaya global.

  • Pontianak October Festival
Berbeda dengan Pekan Gawai Dayak yang lebih menonjolkan seni dan budaya masyarakat Dayak, Pontianak October Festival menonjolkan akar budaya Melayu Pontianak. Event ini dikemas dengan semarak setiap tahunnya dalam rangka memperingati hari jadi Kota Pontianak. POF (Pontianak October Festival) dilaksanakan selama sebulan dengan berbagai atraksi budaya Melayu, mulai dari lomba arakan pengantin melayu hingga pemilihan Bujang dan Dare Pontianak. 


Salah satu tangkai kegiatan Pontianak October Festival 2016 || Sumber Gambar : instagram/kec.ptk.brt

Event pariwisata berbasis budaya ini juga selalu menggandeng Pontianak Post sebagai event organizer (penyelenggara utama). Tema kegiatan setiap tahunnya selalu berbeda. Untuk tahun 2016 lalu, tema yang diangkat Pemerintah Kota Pontianak adalah "Bikin Pontianak Bangge". Sebagaimana tema hari jadi Kota Pontianak ke-245 (23 Oktober 1771 - 23 Oktober 2016) �Bikin Pontianak Bangge�, Sutarmidji selaku Wali Kota Pontianak mengajak seluruh masyarakat Pontianak melakukan kegiatan-kegiatan yang membuat Pontianak bangga.

Hal yang sejatinya "Bikin Pontianak Bangge" dalam Pontianak October Festival adalah wujud nyata pemerintah kota dalam mempertahan adat budaya Melayu, "Tak kan Hilang Melayu di Telan Zaman" tidak hanya dijadikan slogan oleh Pemerintah Kota Pontianak dalam menyadarkan masyarakatnya akan adat budaya Melayu Pontianak yang wajib untuk dilestarikan.


WISATA RELIGI

  • Gereja Katedral St. Yosef
Jika sedang berkunjung ke Kota Pontianak, tidak ada salahnya berkunjung ke tempat sejarah, cobalah sesekali wisata religi, salah satunya adalah Gereja Katedral St. Yosef. Gereja ini terletak di Jalan Patimura no 195 Pontianak , dimana letak gereja ini tidak jauh dari pusat perbelanjaan oleh-oleh di Kota Pontianak. Gereja Katedral Pontianak sudah berdiri lebih dari 100 tahun ini, menjadi destinasi wisata baru di Kota Pontianak. 


Gereja Katedral St. Yosef Pontianak || Sumber Gambar : instagram/andyarazor

Selain sebagai wisata heritage, gereja ini menjadi tujuan wisata religi yang sayang untuk Anda lewatkan ketika sedang berkunjung di Kota Pontianak. Gereja Katedral berdiri sejak 9 Desember 1909 dan menjadi gereja tertua di Kalimantan Barat dan termegah di Asia Tenggara. Gereja ini memiliki dua lantai dan dibangun dengan perpaduan arsitektur Romawi dan Timur Tengah. Eksterior bangunan bernuansa Dayak dan interiornya bernuansa khas Tionghoa yang berpadu dengan gaya Eropa klasik.

  • Masjid Raya Mujahidin
Selain Gereja Katedral St. Yosef, Kota Pontianak juga mempunyai masjid termegah dengan gaya arsitektur Timur Tengah dan Eropa klasik. Masjid Raya Mujahidin terletak di Jalan Ahmad Yani Pontianak. Untuk memasuki komplek masjid raya ini, bisa melalui gerbang samping di Jalan Daeng Abdulhadi ataupun lewat belakang di Jalan Mujahidin.

Masjid Raya Mujahidin Pontianak || Sumber Gambar : pontinesia.com

Masjid Raya Mujahidin berdiri sejak tahun 1978 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto. Masjid yang berdiri megah sekarang adalah hasil renovasi dan diresmikan pada 20 Januari 2015 oleh Presiden Joko Widodo. Masjid Raya Mujahidin menampung hingga 9 ribu jamaah dan menampung kurang lebih sebanyak 1.600 mobil jamaah. Bangunan masjid berlantai dua ini memiliki luas 60 meter x 60 meter di atas lahan seluas kurang lebih 4 hektar.


WISATA KULINER

  • Bubur Pedas
Bubur Pedas merupakan makanan khas melayu Kalimantan Barat yang berasal dari Kabupaten Sambas. Makanan khas ini banyak dijumpai di Kota Pontianak, sehingga populer menjadi salah satu kuliner khas Kota Pontianak. Meskipun namanya Bubur Pedas, rasanya tidaklah pedas seperti namanya. Yang menariknya adalah Bubur Pedas juga terdapat di Sarawak (Malaysia), hal ini dikarenakan banyaknya orang Sambas yang bermukim di Sarawak.

Bubur Pedas || Sumber Gambar : wisatapontianak.com

Bubur pedas terbuat dari beras yang ditumbuk halus dioseng, kemudian diberi bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, lada hitam, serai, daun salam, garam dan gula. Bumbu-bumbu tersebut ditumbuk halus kecuali serai, daun salam tentunya, lalu dioseng juga seperti beras tumbuk. Kemudian bumbu dimasukkan ke dalam air mendidih yang kita isi dengan daging atau tetelan tulang sapi, bersama dengan beras tumbuk. Setelah beras dan bumbu tercampur kedalam kaldu sapi, maka kita masukkan berbagai macam sayuran seperti kangkung,daun pakis, jagung yang telah dipipil, kentang,daun kunyit dan daun kesum (untuk daun kesum mungkin terasa asing dan hanya ada di Kalbar) daun kesum ini membuat bubur pedas beraroma khas tetapi jika terlalu banyak juga terasa tidak enak bubur pedas nantinya.

  • Es Lidah Buaya
Minuman berserat lidah buaya khas Pontianak disajikan dengan es dan ditambahan larutan rasa, seperti lychee atau sirup buah. Lidah buaya dalam minuman ini mempunyai tekstur yang lembut. Selain rasanya yang menyegarkan, daging dari daun lidah buaya juga bermanfaat untuk kesehatan. Mulai dari antioksidan hingga kaya vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh. Minuman lidah buaya ini banyaj tersedia di gerai makanan pinggir jalan atau supermarket di kota Pontianak.

Es Lidah Buaya Khas Pontianak || Sumber Gambar : diaryhijaber.com

Kota Pontianak merupakan produsen lidah buaya unggulan di Indonesia. Lidah buaya yang terdapat di kota ini memiliki kualitas yang lebih baik di bandingkan jenis-jenis lidah buaya lainnya. Hal ini disebabkan karena tanah di Pontianak yang merupakan tanah gambut sangat cocok untuk pembudidayaan tanaman ini.


WISATA BELANJA

  • Pusat Oleh-oleh PSP
PSP merupakan pusat oleh � oleh khas Kalimantan Barat terbesar dan terlengkap yang menyediakan berbagai jajanan dan barang-barang khas Kalimantan Barat lainnya seperti tas, kalung, souvenir dan pernak � pernik yang hanya dapat dijumpai di Kota Pontianak. Beberapa souvenir yang paling dicari wisatawan adalah gantungan kunci dengan ukiran khas Dayak yang dibanderol dengan harga IDR 2k-5k, senjata Mandau khas Dayak untuk hiasan dinding dibanderol IDR 100k dan perisai IDR 80k. Kain songket khas Melayu Sambas juga bisa Anda jumpai disini dan Anda tidak perlu ke Sambas untuk berburu kain songket.

PSP Pontianak || Sumber Gambar : hello-pet.com

Komplek PSP terletak di Jalan Patimura, tidak jauh dari Gereja Katedral St. Yosef dan Matahari Mall. Harga-harga yang diberikan hampir sama semuanya pada setiap toko, hanya saja, Anda harus pintar-pintar dalam hal tawar-menawar. Untuk berkunjung ke pusat oleh-oleh PSP, sebaiknya diantara jam 9 pagi hingga jam 8 malam. Dan jika Anda berbelanja dengan jumlah yang sangat banyak, pemilik toko akan menyediakan jasa-jasa pengemasan untuk paket secara free (gratis).

  • Ayani Mega Mall
Ayani Mega Mall merupakan mall terbesar yang ada di Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005 dan menjadi lokasi ideal untuk dijadikan destinasi wisata belanja sekaligus wisata kuliner. Ayani Mega Mall yang satu ini juga merupakan mall yang terlengkap dan juga mall yang paling ramai dikunjungi di Kota Pontianak. Pusat perbelanjaan ini terletak di Jalan Ahmad Yani, tidak jauh dari Museum Provinsi Kalimantan Barat dan Hotel Mercure.

Ayani Mega Mall Pontianak || Sumber Gambar : hello-pet.com

Ayani Mega Mall merupakan family mall yang berkonsep untuk menyediakan seluruh kebutuhan keluarga dalam satu tempat. Kawasan Ayani Mega Mall yang satu ini berdiri pada sebuah lahan dengan seluas sekitar 185.000 meter persegi, dan juga terdiri dari beberapa gedung mall dan juga lima unit blok ruko, sedangkan untuk luas bangunan mall ini sendiri ialah sekitar 100.000 meter persegi. Mall ini seperti kebanyakan mall lainnya, berbagai macam barang ditawarkan di dalamnya, mulai elektronik, busana, hingga ke entertainment untuk anak, kuliner serta terdapat gedung bioskop (XXI).


WISATA HOTEL

  • Aston Pontianak Hotel and Convention Center
Aston Pontianak Hotel and Convention Center merupakan hotel bintang empat yang layak Anda pertimbangkan untuk kenyamanan dalam berwisata dengan fasilitas yang lengkap selama menjalani rangkaian liburan di Kota Pontianak. Hotel Aston sendiri tidak hanya sebagai tempat menginap akan tetapi lebih pada rumah tempat tinggal sementara untuk aktivitas mandi, santai, melepas lelah dan lain sebagainya. Selain itu, hotel ini memiliki arena perbelanjaan di sebelah hotel dan sauna. Sebuah pusat kebugaran yang lengkap menanti para tamu yang ingin berolahraga. Kabin karaoke pribadi tersedia di lantai hiburan khusus. Selain itu, Dynasty Restaurant menawarkan berbagai macam masakan Cina lezat. Hidangan ringan tersedia di Coffee Shop & Bar Lounge Aston Pontianak.

Aston Pontianak Hotel & Convention Center || Sumber Gambar : id.hotels.com

Hotel ini berlokasi di Jalan Gajah Mada, dimana kawasan ini merupakan salah satu pusat keramaian dan memiliki banyak pilihan tempat untuk belanja dan makan. Bandara Internasional Supadio hanya berjarak 15 menit dengan menggunakan mobil, Pelabuhan Rahadi Usman juga dapat di capai dengan 15 menit. Suasana tenang, nyaman, dan ditunjang dengan fasilitas yang lengkap serta pelayanan yang ramah membuat hotel ini selalu ramai di kunjungi para wisatawan.

  • Harris Hotel Pontianak
Selain Aston Pontianak Hotel and Convention Center, terdapat sebuah hotel bintang empat yang masih berada satu kawasan di Jalan Gajah Mada yaitu Harris Hotel Pontianak. Hotel ini bisa menjadi destinasi menginap yang cocok untuk Anda yang ingin melihat keindahan Kota Pontianak dari ketinggian, karena Harris Hotel mempunyai 15 lantai dan gedungnya diklaim sebagai yang tertinggi saat ini di Kota Pontianak.

Harris Hotel Pontianak || Sumber Gambar : instagram/harrispontianak

Hotel ini memiliki berbagai pilihan fasilitas rekreasi yang menjamin Anda melakukan bermacam hal selama menginap. Apapun tujuan kunjungan Anda, HARRIS Hotel Pontianak adalah pilihan istimewa untuk menginap di Pontianak. Lokasi dari Bandara Internasional Supandio hanya berjarak 17 kilometer dan 2,3km dari pusat kota. Selain itu, lokasi hotel yang strategis ini memastikan para tamu dapat secara cepat dan mudah mencapai ke tempat-tempat menarik lainnya yang ada di Kota Pontianak.


WISATA HIBURAN

  • Inul Vizta Family KTV
Banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi selama berada di Kota Pontianak. Namun, kebutuhan akan tempat hiburan juga sangat penting kehadirannya dalam menunjang sebagian wisatawan yang berkunjung ke Kota Pontianak. Inul Vizta Family KTV menjadi pilihan atraksi wisata yang mampu menghindari kejenuhan wisatawan yang telah datang ke Pontianak berulang kali. Dunia pariwisata tak bisa lepas dari industri hiburan, hotel dan restoran. Hal ini juga yang membuat Inul Vizta Pontianak hadir menjadi salah satu tempat hiburan terfavorit bagi wisatawan domestik dan asing.

Inul Vizta Family KTV Pontianak

Inul Vizta Family KTV terletak di Jalan Imam Bonjol No. 68, Benua Melayu Darat, Pontianak Selatan. Tempat hiburan ini sangat representatif untuk kumpul bareng keluarga dan orang orang terdekat. Rasakan sensasi berkaraoke di tempat aman dan nyaman, dan tentunya menghilangkan stress seperti halnya berkunjung ke tempat wisata lainnya. Apalagi bernyanyi bersama keluarga atau orang-orang tercinta di sekitar kita, sungguh menyenangkan.

  • Nav Pontianak
Tak hanya menikmati keindahan alam dan budaya, wisatawan yang datang ke Kota Pontianak juga mencoba wisata karaoke. Buktinya banyak tempat hiburan karaoke bermunculan di kota khatulistiwa ini. Salah satunya adalah Nav Pontianak yang terletak di Kompleks Ruko Pontianak Mall Blok. C 27-28, Jl. Teuku Umar. Lokasi yang sangat dekat dengan Hotel Golden Tulip membuatnya sangat memungkinkan untuk wisatawan berkunjung ke NAV Pontianak.

Nav Karaoke || Sumber Gambar : @winadahlan

Nav Pontianak meng-klaim bahwa usahanya adalah tempat karaoke yang tepat dan lengkap untuk seluruh anggota keluarga Anda, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, dan tempat ini bebas dari alkohol. Nav Pontianak juga membuka cabangnya di Jl. Veteran No.52B. Nav Pontianak secara tidak langsung hadir untuk memajukan usaha pariwisata daerah dengan membuat tempat karaokenya "bersih".

Kota Pontianak sudah sepantasnya layak untuk dikembangkan menjadi kota wisata ataupun wisata kota jika dilihat dari produk wisata yang dimilikinya dan ditambah dengan beberapa komponen pendukung yang menjadi karakter sebuah kota. 

Beberapa komponen-komponen pendukung yang menjadi karakter sebuah kota adalah adanya balai kota, monumen kota yang bermakna historis, kuliner khas kota, kampus atau universitas, mall atau pusat perbelanjaan, pasar tradisional, alun-alun, taman kota, museum kota, dan pasar malam.

No
Atribut
Ada/Tidak
Kondisi
Keterangan
1
Balai Kota
Ada
Terpakai Kantor Walikota
2
Monumen Kota
Ada
Baik
Tugu Khatulistiwa
3 Kuliner Ada
Populer
Es Lidah Buaya, Ikan Asam Pedas
4
Kampus Ada
Populer
Universitas Tanjungpura
5
Pusat Perbelanjaan
Ada
Populer
Ayani Megamall
6 Pasar Tradisional Ada Populer Pasar Flamboyan
7
Alun-alun Ada Populer Taman Alun Kapuas
8 Taman Kota
Ada
Populer
Taman Digulis, Taman Akcaya
9
Museum
Ada
Populer
Museum Kalimantan Barat
10
Pasar Malam
Ada
Populer
Kawasan Taman Akcaya
11
Lainnya
Ada
Populer
Kawasan Wisata Kopi Jalan Gajah Mada

Masa depan kepariwisataan di Kota Pontianak cukup menjanjikan, terlepas daripada itu Pemerintah Kota Pontianak dalam meng-create program dan menggunakan sumber daya merupakan syarat utama dalam keberhasilan pengembangan wisata kota. Peran seluruh masyarakat Kota Pontianak juga dibutuhkan dalam menerapkan sapta pesona dalam kesehariannya yaitu menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, kesejukan, keramahan sehingga memberikan kenangan yang baik bagi wisatawan ketika berkunjungan ke kota ini.

Demikian sedikit sumbangan ide dan informasi yang dapat saya sampaikan mengenai KOTA PONTIANAK: Destinasi Wisata Kota Masa Depan Indonesia, semoga dapat menambah wawasan pariwisata kita dan menjadi sumber informasi rekomendasi wisata Anda. Salam Wisata. 

Kamis, 05 Januari 2017

Travelling ke Air Terjun Toroan Pulau Madura

Mungkin belum banyak traveler yang pergi berwisata ke Air Terjun Toroan, satu-satunya air terjun yang ada di Pulau Madura. Menjadi salah satu destinasi wisata alam yang ada di Madura, berbagai upaya pun dilakukan oleh pemerintahnya untuk menduniakan wisata-wisata Madura. Badan Pengembangan Wilayah Surabaya - Madura (BWPS) digandeng oleh Komunitas Blogger Madura (Plat-M), mengundang 50 blogger dari seluruh Indonesia untuk mempromosikan wisata Madura.

Air Terjun Toroan

Sebuah kehormatan bagi saya karena menjadi salah satu diantara 50 blogger yang diundang untuk menduniakan Madura. Perjalanan dimulai dari Kota Pontianak menuju Kota Surabaya, semua peserta yang datang dijemput oleh pihak panitia baik di bandara maupun di stasiun, dan langsung dihantar ke kantor BPWS yang berada tidak jauh dari kaki Jembatan Suramadu sisi Surabaya.


Setelah acara pembukaan dan pengarahan di kantor BPWS, kami langsung berangkat menuju Pulau Madura melewati jembatan terpanjang di Indonesia "Jembatan Suramadu". Famstrip tersebut di selenggrakan selama 4 hari 3 Malam, dengan menjelajahi 4 Kabupaten di Pulau Madura, yaitu Sampang, Sumenep, Pamekasan dan Bangkalan. Selama kegiatan, perjalanan kami dikawal oleh pihak Kepolisian Resor (polres) dari keempat kabupaten sehingga memberi kenyamanan berwisata.
Banyak destinasi yang kami kunjungi, salah satunya adalah wisata alam menawan "Air Terjun Toroan" yang terletak di Desa Ketapang Daya, Kec. Ketapang, Kabupaten Sampang. Di Jawa Timur sendiri terdapat banyak air terjun, di mana salah satunya adalah air terjun Toroan, satu-satunya air terjun yang ada di Pulau Madura. Perjalanan ditempuh dengan jarak � 43km dari ibukota kabupaten ke arah utara dengan akses jalan menuju lokasi di jalur transportasi umum Sampang - Ketapang � Sokobanah.

latar belakang jembatan Suramadu sisi Surabaya
perjalanan dimulai menggunakan bus pariwisata menuju Pulau Madura
Sekedar informasi untuk Anda yang belum pernah berwisat ke air terjun Toroan. Apabila Anda memulai perjalanan dari Surabaya, jarak tempuh perjalanan sekitar 105 kilometer. Sebelumnya, anda harus menyebrang menuju Pulau Madura baik melalui Tol Suramadu ataupun menyebrang dengan kapal ferry dari Pelabuhan Tanjung Perak. Jika anda melewati Tol Suramadu, selanjutnya anda bisa memilih jalan menuju Sampang dengan belok ke kanan di pertigaan jalan setelah melewati Tol Suramadu, atau anda bisa jalan terus menyusuri jalur pantura Bangkalan.

Sesampai di kawasan wisata air terjun, bus pariwisata yang membawa kami pun parkir tidak jauh dari lokasi. Satu per satu blogger nasional berjalan kaki sejauh 50 meter menuju lokasi air terjun Toroan. Disini kami sangat berhati-hati menuruni anak tangga, mengingat jalan menuju ke lokasi agak sedikit curam.

Depan: priangga - misterpangalayo  - wulankenanga - leemindo
Aliran air yang merayap di batuan besar kemudian jatuh menciptakan kolam yang lebar di bawahnya. Sumber mata Air Terjun Toroan berasal dari sungai sumber payung yang berada di kecamatan Ketapang Timur. Uniknya, air terjun setinggi 20 meter ini berlokasi berdampingan dengan sebuah pantai. Hal inilah yang menjadikan air terjun ini berbeda dengan air terjun pada umumnya.

Kesan pertama yang saya rasakan ketika berada dekat dengan air terjun adalah keteduhan dan kealamiannya, karena di sekitar lokasi tidak ada bangunan-bangunan yang merusak pemandangan dan kealamiannya. Selain itu, airnya yang segar dan banyak pepohonan rindang yang menyemarakkan kawasan tersebut.


Banyak bebatuan unik yang bertaburan di sepanjang bibir pantai menambah pesona yang menakjubkan. Suara gemercikan air yang tumpah menjadi perpaduan yang indah dengan suara semilir angin dan suara ombak. Di sore hari, view matahari sore yang berwarna kemerah � merahan akan membuat betah siapapun yang mengunjunginya. Areal air terjun tersebut menjadi spot yang sangat tepat bagi anda untuk melihat matahari terbenam. 

sebut saja mereka "brondong blogger" #eh
Selain keindahan pesona air terjun dan paparan pantai utara wisatawan akan mendapat kemudahan dengan pemenuhan sarana dan prasarana yang telah tersedia pada objek wisata ini berupa sarana mandi/WC, tempat penjual makanan/minuman (tersedia apabila hari besar atau keramaian), dan tempat parkir, sudah memadai. Wisata ini ramai dikunjungi wisatawan pada hari besar agama, liburan sekolah dan akhir pekan, bagi mereka yang ingin melepaskan kepenatannya setelah beraktivitas.

Selamat berlibur, traveler. Buanglah sampah pada tempatnya, ya.

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *